• MAJALAH SINARANProduk Kajian MPAQ : Agar Ibadah Menjadi Lebih Midah
  • KADER DAKWAHKader-kader Islami yang telah disiapkan untuk Dakwah
  • ARAHAN PAK YAIPengarahan sebelum pengukuhan MPAQ Daerah
  • KAJIAN JUM'ATKajian jum'at rutin, bersama Ust. Suparman Al Jawi
  • MPAQ Daerah CilacapPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Cilacap dsk
  • MPAQ Daerah KlatenPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Klaten dsk
  • css sliderPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Magelang dsk
  • MPAQ Daerah YogyaPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Yogya dsk

MENGATASI SUSAH MENERIMA NASEHAT?

PERTANYAAN 
Assalâmu’alaikum ustadz. Sering hati saya berontak tidak terima saat saya diingatkan atau di “kandani apik” oleh orang, terutama orangtua sendiri. Saya sadar bahwa yang disampaikan ke saya itu baik tapi hati saya seolah tidak terima, bagaimana cara menghilangkan perasaan tersebut ustadz? Mohon pencerahannya 


JAWABAN
Wa’alaikumussalâm warahmatullâh. Ya saran saya, kita harus memahami sebenar-benarnya bahwa nasihat itu bermanfaat bagi orang yang beriman, sebagaimana firman Allâh SWT,

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

Dan berilah peringatan karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS: Adzariyat [51]: 55)
Dari ayat di atas bisa dipahami bahwa ciri-ciri orang yang beriman adalah orang yang senang jika diberi nasehat, bahkan dalam surat al-‘Ashr  Allâh menegaskan bahwa hanya orang yang mau saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaranlah mereka termasuk orang yang tidak merugi dalam hidupnya, dan masih banyak lagi ayat-ayat dan hadis Nabi yang menjelaskan tentang ciri orang yang beriman adalah orang yang bisa dengan mudah menerima nasihat 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar