• MAJALAH SINARANProduk Kajian MPAQ : Agar Ibadah Menjadi Lebih Midah
  • KADER DAKWAHKader-kader Islami yang telah disiapkan untuk Dakwah
  • ARAHAN PAK YAIPengarahan sebelum pengukuhan MPAQ Daerah
  • KAJIAN JUM'ATKajian jum'at rutin, bersama Ust. Suparman Al Jawi
  • MPAQ Daerah CilacapPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Cilacap dsk
  • MPAQ Daerah KlatenPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Klaten dsk
  • css sliderPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Magelang dsk
  • MPAQ Daerah YogyaPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Yogya dsk

ALL ABOUT SEDEKAH

Ketika bumi diciptakan, maka bumi berguncang sangat dahsyat. Maka Allâh pun menciptakan gunung dan diletakkan di atas bumi, seketika bumi menjadi tenang. Malaikat yang takjub lalu bertanya: ‘Ya Allâh, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat dari gunung?’ 

Allâh berfirman: ‘Ada. Yaitu besi.” (Kita tahu bahwa gunung yang sedemikian besar mampu dibelah menggunakan kendaraan berat dari besi).
Malaikat bertanya lagi: ‘Ya Allâh, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat dari besi?’
Allâh berfirman: ‘Ada. Yaitu api’ (kita tahu bahwa besi akan meleleh jika bertemu dengan api).
 Malaikat bertanya lagi: ‘Ya Allâh, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat dari api?’
Allâh berfirman: ‘Ada. Yaitu air’ (kita tahu bahwa api akan padam jika bertemu dengan air).
Malaikat bertanya lagi: ‘Ya Allâh, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat dari air?’
Allâh berfirman: ‘Ada. Yaitu angin’ (kita tahu bahwa air akan terombang-ambing tak berdaya jika bertemu dengan angin).
Malaikat bertanya lagi: ‘Ya Allâh, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat itu semua?’
Allâh berfirman: ‘Ada. Yaitu sedekah yang dikeluarkan oleh seorang hamba dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya tidak mengetahuinya.’

Dialog Allâh dengan malaikat di atas termaktub dalam sebuah hadits qudsy. Yaitu hadits yang lafalnya berasal dari Nabi, tetapi substansi atau maknanya dan isinya berasal dari Allâh SWT. 
Subhanallâh, sedemikian hebatnya sedekah yang dikeluarkan secara sembunyi-sembunyi yang bahkan tangan kiri pun tidak mengetahui sedekah yang dikeluarkan oleh tangan kanannya. Sedekah model ini teramat sulit, maka pahalanya pun tidak main-main. Contoh sedekah secara sembunyi-sembunyi ini adalah kita mengisi pulsa listrik sebuah masjid. 

Silahkan datang ke sebuah masjid, lihat dan catatlah nomor rekening masjid tersebut lalu belilah sejumlah token listrik dan masukkan ke ‘meteran’ listrik masjid tersebut dengan tentu saja secara sembunyi-sembunyi. Mudah-mudahan dengan begitu kita mendapatkan fadhilah besar atas sedekah sembunyi-sembunyi yang kita lakukan. 

Atau cara lain adalah, belilah sepasang atau dua pasang sandal jepit baru, (atau barang lain yang kira-kira dibutuhkan di masjid) lalu letakkan dan tinggalkan di masjid secara sembunyi-sembunyi. Lakukanlah satu atau dua model sedekah ini dan jangan ceritakan kepada siapa pun!

Mayat ingin bersedekah
Al-Qur'an menyebutkan angan-angan orang muslim yang suka menunda amal shalih di dunia sehingga datang kematiannya, seandainya diberi kesempatan hidup kembali dirinya akan bersedekah dan menjadi orang shalih.
Allâh Subhânahu wa Ta'ala berfirman,
وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), "Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqûn [63]: 10)

Kenapa dia tidak mengatakan, "Maka aku dapat melaksanakan umroh", atau "Maka aku dapat melakukan shalat atau puasa" atau harapan yang lain-lain?
Berkata para ulama, “tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal...”
Perkara yang paling menyelamatkan orang di akhirat adalah iman. Dan sedekah adalah bukti kebenaran iman. Rasûlullâh  Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersabda:
والصدقة برهان
Sedekah adalah bukti.” (HR. Muslim)
Imam Nawawi Râhimahullâh menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya).”
Sedekah dapat juga membebaskan pelakunya dari siksa kubur. Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersabda:

‏إن الصدقة لتطفىء عن أهلها حر القبور
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al-Albani dalam Shahih At Targhib, 873)
Pahala sedekah yang dikeluarkan seseorang akan terus mengalir kepadanya, walau ia sudah berada di liang kuburnya.

Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah pahala amalnya kecuali tiga perkara; salah satunya, shadaqah jâriyah.” (HR. Muslim)
Sedekah juga bisa menyelamatkan pelakunya dari jilatan api neraka. Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersabada,

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
Hindarkan dirimu dari neraka walaupun hanya dengan separoh butir kurma, jika tidak ada maka dengan tutur kata yang baik.” (Muttafaq 'alaih)

Sedekahlah Meskipun Sedikit
Keluarkanlah sedekah, walaupun hanya sedikit. Sedekah, berapapun nilainya, memiliki andil untuk menjauhkan kita dari api neraka. Semakin banyak sedekah, semakin jauh kita darinya. 

Sedekah yang dikeluarkan seseorang akan menaunginya di akhirat. Rasûlullâh  Shallallâhu 'Alaihi Wasallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di hari kiamat yang tidak ada naungan lain selain dari Allâh di hari itu. Salah satunya adalah:

رجل تصدق بصدقة فأخفاها، حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه
Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Al-Bukhari)

Dalam hadits lain,
كل امرء في ظل صدقته حتى يقضى بين الناس
Setiap orang dibawah naungan sedekahnya hingga diputuskan hukum diantara manusia.” (HR Ahmad dan Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Maka perbanyaklah bersedekah. Karena sedekah menjadi salah satu sebab utama yang bisa menyelamatkan kita di akhirat. Mumpung kita masih hidup, kesempatan untuk bersedekah terbuka lebar, manfaatkan sebaik-baiknya demi akherat kita. Dan, bersedekah-lah atas nama orang yang sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka. Wallahu a’lam

Ditulis Oleh

Author
Muhsin Suny M
Pengisi Selayang Pandang Sinaran
Nantikan artikel berikutnya, hanya ada di www.mpaqpusat.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar