Alhamdulillah, Romadlon akan datang lagi, dan sebagai hamba yang percaya bahwa hidup adalah untuk IBADAH, maka inilah saatnya mengoptimalisasi ibadah lantaran nilai yang sangat tinggi dijanjikan Allah untuk orang yang berpuasa dengan berbagai kembangannya.
Puasa menurut syariat adalah menahan diri dengan niat ibadah dari makan, minum dan berhubungan biologis, dan semua yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenam matahari.
- Sebagai perisai dari api neraka, dan akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 tahun ( waktu akhirat ) setara 70.000 tahun waktu dunia.
- Menghapus dosa ( kecil ) antara waktu Romadlon,
- Doa tidak akan tertolak, ketika sedang puasa sampai saatnya berbuka ( dengan catatan doa dikabulkan dengan keadaan, bisa dituruti seperti apa yang didoakannya, bisa diganti dengan dijauhkan dari marabahaya setara doanya, dan bisa juga disimpan di akhirat, dan hal ini akan sangat menggembirakan kita dibanding pertama dan kedua ).
- Akan memasuki surga dengan pintu khusus, yaitu pintu AR ROYYAN.
- Saat Romadlon setan-setan akan dibelenggu, pintu neraka ditutup serta pintu-pintu surga di buka lebar-lebar.
- Puasa akan menjadikan orang bertambah SABAR, keadaan yang sangat bagus menjalin kehidupan ini ( dengan sabar ), kesabaran juga tercermin dari pengendalian diri akan menjadi lebih baik.
- Membiasakan keteraturan hidup, bersatu dalam bentuk-bentuk ibadah seperti tarawih, cinta keadilan dan persamaan, membentuk perasaan kasih sayang dengan sesama, akhlaq untuk berbuat baik dengan sesama, melindungi masyarakat dari keburukan dan kerusakan.
- Menjadi lebih sehat, badan bersih, ringan, membersihkan lambung dan usus-usus.
KEWAJIBAN PUASA ROMADLON,
Puasa Romadlon diwajibkan berdasar dalil Al-Qur’an surat Al-Baqoroh : 185, “ Beberapa hari itu ialah bulan Romadlon, bulan yang didalamnya diturunkan permulaan Al- Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda, barangsiapa diantara kalian hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu “
Sabda Rasulullah “ Tali Islam dan kaidah agama ada tiga, dan Islam dibangun diatas ketiganya, Barangsiapa meninggalkan salah satunya IA KAFIR dan HALAL DARAHNYA, ketiga hal tersebut adalah kesaksian bahwa tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah, sholat wajib dan PUASA ROMADLON ( dari Abu Ya’la ).
AMALAN-AMALAN UTAMA DI BULAN ROMADLON :
- Saatnya menghitung ZAKAT, karena hitungan zakat adalah tahun Hijriyah maka Romadlon adalah saat yang tepat, disamping yang penting beramal di bulan ini pahalanya akan berlipat.
- SEDEKAH, khususnya memberi makan / minum kepada orang yang berbuka puasa, karena pahalanya setara dengan orang yang berbuka diberi makan / minum itu.
- QIYAMUL LAIL, sesuai penetapan Khalifah Umar bin Khoththob maka qiyamul lail dilakukan setelah sholat Isya, disini orang menyebut TARAWIH BERJAMAAH DI MASJID.
- MEMBACA AL QURAN, Rasulullah memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan Romadlon dengan disimak malaikat Jibril, karena hadits Rasulullah, “ Puasa dan Al Quran membeir syafaat kepada seseorang di hari kiamat, Puasa berkata Ya Allah, aku melarangnya makan dan minum, Al Qur’an berkata Ya Allah aku melarangnya tidur di malam hari , maka izinkanlah KAMI memberinya syafaat “ HR. An Nasa’i dan Ahmad .
- I’TIKAF, yaitu berdiam diri DI DALAM MASID dengan niat untuk bertaqorrub kepada Allah dengan kegiatan sholat, dzikrullah, membaca Al-Qur’an dan tholabul ilmi. Rasulullah biasa ber I’tikaf di sepuluh hari terakhir Romadlon. Sedangkan kita minimal sehari semalam beri’tikaf.
- UMROH, karena umroh dibulan Romadlon seperti haji bersama Rasulullah.
PENETAPAN BULAN ROMADLON :
Di dalam sistem Islam hanya dikenal dengan dua cara :
- MENGGENAPKAN bulan sebelumnya, apabila hari mendung, maka Sya’ban digenapkan 30 hari.
- MELIHAT BULAN SABIT, inilah cara syar’i.
Selain dua sistem ini tidak pernah dikenal dalam Islam, meskipun kemajuan zaman sudah sangat modern dan manusia dengan mudah menetapkan HITUNGAN tanggal, namun syara’ telah menetapkan dengan MELIHAT atau MENGGENAPKAN.
HR MUSLIM, “ Jika kalian MELIHAT bulan sabit, maka puasalah, dan jika kalian melihat bulan syawwal maka berbukalah, jika langit mendung maka genapkanlah jumlah tiga puluh hari “.
Alasan membuat HITUNGAN – me ru’yat, karena Rasulullah waktu itu UMMI sangat tidak beradab, dan tidak sesuai dengan ketentuan syara’.
SYARAT PUASA, puasa diwajibkan bagi orang muslim yang berakal dan sudah baligh, dan untuk wanita ditambahkan bersih dari haid dan nifas.
MUSAFIR, Jika seorang muslim melakukan perjalanan sejauh jarak QOSHOR sholat, yaitu sejauh 80 km ( kalau Imam syafii ), atau 48 Mil ( kalau Imam Ahmad ), maka Allah memberi rukhsoh ( keringanan ) untuk tidak berpuasa, tetapi dihitung sebagai HUTANG yang harus dibayar setelah Romadlon. Namun jika musafir tidak menemui kesulitan untuk berpuasa maka hal itu baik baginya.
ORANG SAKIT, Jika sakitnya tidak menyulitkan untuk berpuasa maka sebaiknya tetap berpuasa, tetapi jika sakitnya berat maka boleh tidak berpuasa, apabila diharapkan ada kesembuhan maka wajib baginya untuk membayar puasa setelah sembuh, namun jika harapan sembuh tidak ada maka baginya wajib FAIDYAH. All Baqoroh : 184.
Demikian juga untuk orang yang lanjut usia.
WANITA HAMIL DAN MENYUSUI, Jika dikhawatirkan keselamatan ibu dan bayinya, maka boleh dia tidak berpuasa, dan WAJIB mengganti dihari lainnya. Dan jika dia berkecukupan maka sangat baik dia juga membayar FIDYAH ( dan juga membayar puasanya), hal ini lebih besar dan sempurna pahalanya.
Deikian semoga kita bisa menyambut Romadlon tahun ini dengan kegiatan ibadah yang benar sesuai dengan Rasulullah ( ittiba’) dengan niat yang ikhlas, InsyaAllah………….
Bagaimana dengan anda ???
Produk Kajian MPAQ : Agar Ibadah Menjadi Lebih Midah
Kader-kader Islami yang telah disiapkan untuk Dakwah
Pengarahan sebelum pengukuhan MPAQ Daerah
Kajian jum'at rutin, bersama Ust. Suparman Al Jawi
Pengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Cilacap dsk
Pengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Klaten dsk
Pengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Yogya dsk

Tidak ada komentar:
Posting Komentar