• MAJALAH SINARANProduk Kajian MPAQ : Agar Ibadah Menjadi Lebih Midah
  • KADER DAKWAHKader-kader Islami yang telah disiapkan untuk Dakwah
  • ARAHAN PAK YAIPengarahan sebelum pengukuhan MPAQ Daerah
  • KAJIAN JUM'ATKajian jum'at rutin, bersama Ust. Suparman Al Jawi
  • MPAQ Daerah CilacapPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Cilacap dsk
  • MPAQ Daerah KlatenPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Klaten dsk
  • css sliderPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Magelang dsk
  • MPAQ Daerah YogyaPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Yogya dsk

PUASA DAN RAHASIANYA

Ibadah puasa memiliki kekhususan yang tidak dimiliki oleh amalan ibadah yang lain, diantara kekhususan yang dimiliki oleh ibadah puasa adalah disandarkannya kalimat puasa kepada Allâh SWT, sebagaimana firman Allâh dalam hadis Qudsi, 

عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الصَّوْمُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَأَكْلَهُ وَشُرْبَهُ مِنْ أَجْلِي وَالصَّوْمُ جُنَّةٌ وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ حِينَ يُفْطِرُ وَفَرْحَةٌ حِينَ يَلْقَى رَبَّهُ وَلَخَلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Dari Nabi SAW bersabda, Allâh SWT berfirman, “puasa itu milik-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena orang yang berpuasa itu meninggalkan syahwat, makan, dan minumnya karena Aku. Puasa adalah perisai dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu Tuhannya, dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih baik dari bau minyak kasturi”
(HR. al-Bukhary Muslim) 

Penisbatan  puasa  adalah milik Allâh SWT menunjukkan akan mulianya ibadah puasa itu sendiri, sebagaimana dalam al-Quran surat al-Haj: 26, Allâh SWT berfirman. “ dan Aku sucikan rumah Ku” maksudnya adalah Ka’bah al-Musyarofah. 
Sesungguhnya keutamaan puasa terletak pada dua hal:
  1. Sesungguhnya ibadah puasa itu adalah merupakan amalan batin yang tidak akan bisa dilihat oleh manusia sehingga tidak akan bisa kemasukan penyakit riya. 
  2. Sesungguhnya ibadah puasa merupakan bentuk perlawanan yang keras terhadap musuh Allâh SWT (setan), dikarenakan sarana yang digunakan setan dalam menghancurkan manusia adalah syahwat. Sedangkan syahwat manusia akan semakin menguat ketika dalam keadaan makan dan minum. Ketika bumi syahwat dalam keadaan subur-subur maka hal tersebut menjadikan setan bersemangat untuk senantiasa membajak dan menanami ladang tersebut. Dan masih banyak lagi keutamaan puasa sebagaimana yang telah banyak disebutkan dalam hadits-hadits yang sudah tidak asing lagi bagi kita. 
Terhadap puasa orang terbagi menjadi tiga golongan, puasanya orang awam, puasanya orang khusus dan puasanya orang istimewa.                                                                                                    
  1. Adapun puasanya orang awam adalah puasa yang hanya mampu mencegah makan, minum dan hubungan biologis dari terbit matahari sampai tenggelam. 
  2. Adapun puasanya orang khusus, disamping menahan urusan perut dan kemaluan mereka juga mampu puasa penglihatan, pendenggaran, lisan, tangan, kaki dan seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa. 
  3. Adapun puasanya orang yang istimewa, disamping mereka mampu berpuasa seperti orang awam dan khusus, mereka juga mampu berpuasa hati untuk tidak melakukan kesyirikan sedikitpun dalam kehidupan serta menghindari  dari segala pikiran-pikiran yang rendah dan hina yang bisa menjauhkan dari Allâh SWT. Inilah bentuk puasa yang sempurna. 
Dan yang termasuk adab puasanya orang khusus adalah menahan pandangan dan menjaga lisan dari sesuatu yang diharamkan oleh Allâh SWT, serta senantiasa menjaga dari sesuatu yang tidak bermanfaat. Demikian juga puasa khusus senantiasa mampu menjaga seluruh anggota tubuh dari perkara-perkara yang diharamkan, sebagaimana hadits  Nabi SAW, 


Barangsiapa yang berpuasa sedang ia tidak bisa meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta maka Allâh tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya (puasanya)
 (HR. Bukhori) 

Dan yang termasuk adab puasa orang khusus, hendaknya ketika berbuka tidak makan yang berlebihan, karena jika kekenyangan maka ia tidak bisa banyak mengambil manfaat malam-malam bulan Ramadhân yang penuh berkah. Demikian juga hendaknya tidak sahur terlalu kenyang karena sesungguhnya banyak makan akan menjadikan sesorang itu malas untuk beramal sehingga hilanglah tujuan-tujuan orang berpuasa, dan diantara tujuan berpuasa adalah menikmatai rasa lapar dan meninggalkan sesuatu yang diinginkan.

Dan yang termasuk adab puasa orang yang istimewa adalah memperbanyak menghadiri majlis-majlis ilmu guna memahami  segala apa yang diperintahkan oleh Allâh SWT dan larangan-larangan-Nya. Dengan demikian ia akan mampu bermujahadah untuk mengarahkan pikiran dan nafsunya untuk hanya beribadah kepada Allâh semata dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apapun serta mampu beribadah sesuai dengan sunah Rasûllullâh SAW. Semoga Allâh SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk bisa menyempurnakan ibadah puasa  di tahun ini hanya karena Allâh SWT semata.  Aaamiin…

Ditulis Oleh

Author
Ust. H. Sigit Sulistyo, Lc
Mjelis Syuro MPAQ
Nantikan kajian Tazkiyatun Nafs berikutnya, hanya ada di www.mpaqpusat.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar