• MAJALAH SINARANProduk Kajian MPAQ : Agar Ibadah Menjadi Lebih Midah
  • KADER DAKWAHKader-kader Islami yang telah disiapkan untuk Dakwah
  • ARAHAN PAK YAIPengarahan sebelum pengukuhan MPAQ Daerah
  • KAJIAN JUM'ATKajian jum'at rutin, bersama Ust. Suparman Al Jawi
  • MPAQ Daerah CilacapPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Cilacap dsk
  • MPAQ Daerah KlatenPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Klaten dsk
  • css sliderPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Magelang dsk
  • MPAQ Daerah YogyaPengajian Akbar dan Pengukuhan Anggota MPAQ Daerah Yogya dsk

Selamat Jalan Bang Yus

UST DR H  YUSRI HERMAN SAg MM
Putra kelahiran Riau ini pernah menggegerkan dunia perpolitikan di kota Pati. Tercatat sebagai anggota Legeslatif dari Partai Bulan Bintang selama 2 periode. Beberapa hal yang bisa kutulis sebagai catatan ketika Bang Yus - begitu biasa dipanggil - menggeluti dunia politik yang serba abu-abu.

Catatan pertama
Pada tahun-tahun awal menjadi anggota dewan, dia harus menjadi orang yang 'sendiri' MENOLAK ketika DPRD membahas rancangan undang-undang miras. Dalam sidang pleno beliau menyampaikan : "dalam keyakinan saya Miras adalah haram, tidak perlu ada pengaturan, kalau pemerintah hendak membuat undang-undang, maka undang-undang tersebut berisi tentang PELARANGAN, maka sebagai wakil dari Partai Bulan Bintang, dan sebagai hamba yang akan mempertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT, saya Yusri Herman menyatakan menolak pembahasan rancangan undang-undang miras."

Catatan kedua
Mungkin memang dia orang yang nganeh-nganehi dan selalu sendiri ketika berbenturan dengan idealita. Waktu itu pemerintah hendak merehab bangunan gedung DPRD, entah bagaimana jluntrungnya, terkait dengan rencana tersebut setiap anggota dewan mendapat 'dunduman' Rp 5 juta/ kepala. Dan lagi-lagi dia harus melawan kebijakan tsb, bersama salah satu rekannya yg dari PAN dia menolak dunduman yg tiada jluntrung itu.

Mestinya masih banyak catatan-catatan tentangnya, akan tetapi dua catatan di atas bagi saya sudah cukup mewakili sikapnya yang mampu membuat warna politik yang serba abu-abu menjadi hitam atau putih. Barangkali dia terlahir sebagai orang yang anti mainstrem.....mencoba keluar dari pakem wajarnya sebagai anggota legeslatif yang dipandang miring masyarakat karena 'gur' mikir awake dhewe, hidup dengan enak dan mewah, mendapatkan uang mudah dengan jalan memainkan proyek-proyek pemerintah untuk mengembalikan modal yg dikeluarkan ketika pemilu.

Tapi saya melihat tidak begitu dengan bang Yusri, sampai saat ini tidak ada asset yang tampak menonjol yg dimiliki sbg hasil menjadi anggota dewan selama 2 periode. Dia dan keluarganya masih menempati rumah dinas yayasan, karena jabatannya sebagai pimpinan pondok di SMP Ittihadul Muwahidin.

Ke mana-mana masih naik sepeda motor dinas , maksudnya sepeda motor inventaris lembaga. Tahun 2009 beliau tidak lagi menjadi anggota dewan. Meninggalkan dunia yang abu-abu. Dan sekarang lebih konsent memimpin anak-anak di pondok.

Bang Yusri......
Ternyata Allah lebih menyayanginya....
Tadi malam sekitar pk 23.45 saya terima sms dari teman yang mengabarkan Bang Yusri meninggal di Palangkaraya. Sakit mendadak sesak nafas.

Dua hari yang lalu bersama beberapa ustadz/ah terbang ke Palangkaraya, mendampingi kegiatan Borneo Edutour siswa-i SMP IT jaringan Bias Pati-Yogya. Dan siang nanti beliau akan di terbangkan dari bandara Cilik Riwuut-Palangkaraya ke kampung halamannya di Riau-Pekanbaru. Menyelesaikan semua perjalanan hidupnya. Dan pulang ke kampungNYA yang abadi.

Selamat jalan bang Yusri....
salam buat ust Partoyo dan Pak Tri ya.....
Pati, 26.2.16


Ditulis Oleh

Author
HM. Kartono
Sekretaris Umum MPAQ
Selamat jalan bang Yusri...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar